Sabtu, 12 Desember 2015

TEKNIK MENCANGKOK

Mencangkok atau okulasi adalah teknik pengembangbiakan tanaman yg sangat cocok utk di tanam di dalam pot. Di samping karena qualitas buahnya terjaga sama spt induknya juga nantinya pohon tumbuh tidak terlalu tinggi. Pohon yg dikembangbiakan dg teknik cangkok tidak akan mempunyai akar tunggang.
Tanaman yg dapat dicangkok adalah tanaman buah berkayu keras atau berkambium. Contoh : Mangga, jambu, jambu air, jeruk, dll.

Alat-alat yg diperlukan :
1.        Pisau yg kuat dan tajam.
2.        Serabut kelapa atau plastik kresek.
3.        Tali atau karet ban dalam bekas.
4.        paku panjang 10 cm.
5.        Ember atau apa saja media lain utk menampung air.
6.        kursi/tangga/stegger, jika cabang terlalu tinggi.
7.        Campuran tanah subur : Pupuk kandang : serabuk gergaji perbandingan 1    per 1

Langkah-langkah mencangkok :
1.      Pertama, pastikan bahwa induk semang tanaman adalah dari varietas unggul, agar hasilnya nanti adalah bibit unggul juga.
2.      Tentukan cabang yg lurus dan cukup besar agar nanti pohon cukup kuat utk mandiri. Kira-kira sebesar pergelangan tangan anak atau berdiameter 3 cm.








3.      Selanjutnya, kerat pangkal cabang menggunakan pisau. Kerat sekali lagi dari keratan pertama berjarak sekitar satu kepalan tangan atau 5 cm.








4.      Buang kulit antara keratan tadi.


5.  isi lah media berupa campuran tanahdan pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 1:1  lalu ikatlah bagian atas polybag yang terbuka dengan tali 

6. lalu belahlah polybag tersebut dengan pisau lalu direkatan pada pangkal yang telah di kerat tersebut hingga tertutup dengan sempurna, lalu polybag tersebut di ikat pada pada pangkal tersebut dengan kuat agar tidak jatuh






Tunggulah sekitar 4-6 minggu sebelum cangkokan siap dipisahkan dari induknya. Ingat selalu utk menyirami cangkokan setiap pagi dan sore hari. Utk memastikan bahwa tanaman yg dicangkok sudah jadi, check apakah sudah keluar akar yg cukup banyak, biasanya sampai menembuas plastik atau serabut pembungkus.
Jika kondisi ini sudah memenuhi syarat, potong tanaman dari induknya. Sebaiknya memotong menggunakan gergaji agar tanaman tidak rusak.
Kurangi daun dan ranting. sisakan beberapa lembar daun saja.

Keuntungan Dari Mencangkok
Ada beberapa keuntungan dari mencangkok. Diantaranya,
·         Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan
tumbuhan yang ditanam dari biji
·         Tumbuhan yang dicangkok memiliki sifat yang sama dengan
induknya.
·         Tingkat keberhasilannya lebih tinggi, karena pada proses
mencangkok akar akan tumbuh ketika masih berada di pohon induk.
Produksi dan kualitas buahnya akan persis sama dengan tanaman
induknya.
·         Tanaman asal cangkok bisa ditanam pada tanah yang letak air
tanahnya tinggi atau di pematang kolam ikan.
Itulah beberapa keuntungan dari mencangkok.

Kerugian Dari Mencangkok
Disamping keuntungan, terdapat juga beberapa kekurangan/ kerugian
pembibitan dengan sistem cangkok.
·         Pada musim kemarau panjang tanaman tidak tahan kering.
·         Tanaman mudah roboh bila ada angin kencang karena tidak berakar
tunggang.
·         Pohon induk tajuknya menjadi rusak karena banyak cabang yang
dipotong.
·         Dalam satu pohon induk kita hanya bisa mencangkok beberapa
batang saja, sehingga perbanyakan tanaman dalam jumlah besar
tidak bisa dilakukan dengan cara ini.

Sabtu, 05 Desember 2015

MENCANGKOK TANAMAN TIDAK BERKAYU

1. Cangkok pepaya

hasil cangkokan pepaya tidak hanya sama dengan induknya tetapi juga cepat menghasilkan buah,induk yang dicangkok sebaiknya dipilih yang tidak berproduktif (berumur diatas 4 tahun)
karena pertumbuhan pepaya nglancir,perluh dilakukan  pemotongan pada bagian tertentu agar tumbuh cabang baru.Salah satu cabangnya bisa dicangkok, sedangkan cabang lainnya masih bisa berproduksi lagi.

Tahapan pencangkokan pepaya


  1. Potong batang pepaya  setinggi 75 cm dari tanah. 
  2. Tutup dengan ember atau kantong plastik pada bagian atas bekas potongan agar tidak kemasukan air. Biarkan hingga tumbuh cabang baru.
  3. Begitu muncul tunas baru,angkat ember yang menutupi bekas potongan tersebut. Biarkan hingga cabang tumbuh cukup besar dan membentuk benjolan pada pangkalnya.
  4. Retakkan sedikit pangkal cabang ke bawah dengan tangan. Apabila perlu,oleskan ZPT ke bagian pangkal cabang.
  5. Bungkus bagian pangkal cabang yang telah diretakkan dengan plastik. Isilah media tumbuh berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Untuk menjaganya agar tidak patah, topang cabang dengan kayu atau bambu.